7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Indahnya Taman Edukasi Park Batulicin, Tanah Bumbu

 

taman edukasi batulicin

Keberadaan Taman Edukasi Batulicin (Education Park) di kawasan Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu memang belum seramai Taman Siring Laut di Kotabaru, namun keberadaannya cukup bermanfaat bagi warga. Selain keberadaan kios-kios tempat berjualan kuliner dan berbagai penganan dan minuman, juga tempat bersantai dan berolahraga bagi warga karena diperlengkapi halaman yang dapat digunakan untuk bermain basket dan futsal.

Puluhan siswa sebuah sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) Kota Batulicin tampak gembira bermain dengan pengawasan para guru di area Taman Pintar Tanah Bumbu (Tanah Bumbu Education Park), Kalimantan Selatan, yang baru beberapa bulan dibuka untuk umum. Guru-guru itu selain mendampingi murid juga memberikan pelajaran dengan cara mengenalkan huruf-huruf abjad raksasa yang tersebar di taman pintar yang menempati tanah seluas 2 hektar itu. 

Huruf-huruf abjad raksasa itu diatur cukup menarik dan menjadi salah satu tempat favorit para pengunjung untuk dijadikan objek foto. Saat masuk ke Taman Pintar Tanah Bumbu, terdapat pintu gerbang berupa huruf W raksasa yang diambil dari huruf pertama kata welcome. Huruf W itu mempunyai tinggi 18 meter. Di atas huruf itu tertulis ‘Tanah Bumbu Education Park’. Keberadaan taman pintar itu telah mengubah wajah Kota Batulicin yang dulunya kumuh, semrawut, dan becek menjadi indah, bersih, dan sejuk. 

Taman Pintar Tanah Bumbu merupakan ruang terbuka hijau, tempat bermain, belajar, sekaligus berwisata murah bagi masyarakat setempat. “Taman pintar dibangun untuk memperindah wajah kota sekaligus menyediakan lokasi rekreasi dan tempat belajar yang murah bagi masyarakat,” kata Bupati Tanah Bumbu. Ide pembangunan taman pintar itu telah mengadopsi keberadaan taman pintar di Yogyakarta dan juga Taman Bungkul di Surabaya yang mampu menjadi magnet wisata daerah. 

Area taman pintar itu juga dilengkapi dengan wahana bermain bagi anak-anak dan lapangan olahraga mini, seperti bola basket, bulu tangkis, dan skateboard. Pengunjung bisa menikmati kuliner karena banyak kios berderet di sekitarnya, termasuk kafe. Bapak bupati juga menambahkan, Taman Pintar Tanah Bumbu dibangun di atas lahan 2 hektar eks lahan sebuah pasar yang dulunya menjadi salah satu tempat kumuh di Tanah Bumbu. 

Kepala Dinas Tata Bangunan dan Kebersihan Tanah Bumbu, Akhmad Sufiani, menambahkan biaya pembangunan taman pintar mencapai Rp11 miliar. Sejak Taman Pintar Tanah Bumbu dibuka untuk umum akhir 2015, kunjungan masyarakat tidak hanya dari dalam kabupaten. Wisatawan dari sejumlah kabupaten di Kalsel pun berpiknik di taman itu. “Setiap hari ada ratusan warga yang datang menikmati keindahan taman pintar. Kalau pas hari libur jumlah warga yang berkunjung mencapai ribuan,” tambahnya. Selain taman pintar, Pemkab Tanah Bumbu juga membangun sejumlah ruang terbuka hijau dan juga taman di Kota Batulicin. 

Banyaknya ruang terbuka hijau bertujuan mempercantik wajah kota dan mendukung program kota bersih dan hijau. Terlebih, sejak banyak ruang terbuka hijau, kunjungan wisatawan juga bertambah. “Kesan yang terucap dari para tamu dari luar daerah saat masuk ke Kota Batulicin selalu berkata sekarang sudah berubah wajah Batulicin. Lebih indah, bersih dan hijau,” ucap Akhmad Sufiani dengan suara bangga.

Nah, itu saja yang dapat kami sampaikan mengenai taman edukasi batulicin yang berada di kawasan Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu. Semoga artikel diatas dapat menjadi referensi kamu untuk mengunjungi taman ini di waktu liburan, semoga bermanfaat.

Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar