7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Kasus DBD di Tanbu Tinggi, Dua Meninggal Dunia

Ilustrasi DBD

TanahBumbu.com, BATULICIN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Tanah Bumbu masih tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, sampai saat ini penderita DBD di Bumi Bersujud mencapai 283 orang, tetapi 253 di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

“Data sampai hari ini berjumlah 283 orang. Bulan Januari 166 orang dan Februari hingga tanggal 17 ini ada 117 orang,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, melalui Sekretaris, dr. Arman JR, Rabu (19/02).

dr. Arman juga mengatakan dalam kasus tersebut, 30 orang masih dirawat sementara 2 orang meninggal dunia.

Melihat tingginya kasus DBD yang terjadi di awal tahun ini, dr. Arman menyebut faktor utama penyebabnya di antaranya adalah frekuensi hujan.

“Karena seringnya hujan, sehingga banyak membuat genangan air, dan itu adalah sumber perkembangbiakan dan bersarangnya nyamuk DBD,” ujarnya.

Untuk mengatasi ini, langkah preventif sudah dilakukan pihak Dinas Kesehatan di antaranya melakukan penyuluhan, pemberantasan sarang nyamuk, pemberian bubuk abate kepada masyarakat dan fogging.

Untuk fogging pihak Dinas Kesehatan sudah melakukan pada titik-titik yang memang diperlukan.

“Sampai saat ini kami sudah melakukan 34 kali fogging di wilayah puskesmas, diantaranya Puskesmas Simpang Empat 19 kali, Satui 4 kali, Karang Bintang 2 kali, Lasung 2 kali, Batulicin 2 kali, Pagatan 3 kali, Sebamban 1 kali dan Darul Azhar 1 kali,” terangnya.

dr. Arman mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap gigitan nyamuk DBD dan selalu memberlakukan pola hidup bersih dan sehat.

“Adakan kegiatan bersih-bersih lingkungan, sehingga sarang nyamuk dapat diberantas dan tidak dapat berkembang biak,” tukasnya.

Sumber : https://apahabar.com/2020/02/kasus-dbd-di-tanbu-tinggi-dua-meninggal-dunia/
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar