7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Peduli Lingkungan, Guru Honorer SDN Sardangan Ini Rutin Memungut Sampah Plastik dari Sungai

Guru Honorer SDN Sardangan yang rutin pungut smpah, membakar sampah bersama siswanya
Guru Honorer SDN Sardangan yang rutin pungut smpah, membakar sampah bersama siswanya

TanahBumbu.com, KUSAN HILIR - Pada dasarnya pengelolaan sampah bukan serta merta tugas dari pemerintah, akan tetapi kepedulian masyarakat juga sangat berperan.

Hal inilah yang dilakukan salah satu guru honorer di SDN Sardangan yang bernama Salahuddin Muttaqien.

Disela-sela kesibukannya sebagai tenaga pendidik, ia juga aktif membersihkan lingkungan sekitarnya, terutama sampah plastik.

Selain itu, dia juga giat menanam berbagai macam sayur-sayuran dan tanaman obat di pekarangan sekolah maupun dalam polybag dengan memanfaatkan teras sekolah.

Sebagaimana diketahui, Desa Sardangan terletak di wilayah Kecamatan Kusan hilir Kabupaten Tanahbumbu.

Desa tersebut berada di kawasan bantaran sungai dengan dataran rendah yang didominasi rawa-rawa.  Setiap tahunnya desa ini selalu menjadi langganan banjir.

Saat banjir datang maka sudah pasti sampah berhamburan mengotori sungai.

Kepeduliannya terhadap sampah sudah dia buktikan melalui tindakan nyata sejak dirinya mutasi pada Juli 2016 dari SDN Satiung Salimuran ke SDN Sardangan.

Dia selalu memungut sampah di sekitar sekolah maupun yang larut di sungai. Bahkan kini sudah menyambangi rumah warga terutama yang memiliki warung karena ia meyakini bahwa warung banyak memproduksi sampah seperti botol atau plastik sisa makanan ringan dan minuman instan (sachet).

Memungut sampah merupakan kesadarannya sendiri dan sudah menjadi semacam hobi. Saat ditanya mengapa begitu perhatian pada sampah bahkan harus rela menjemput sampah yang hanyut disungai dengan menggunakan bilah kayu.

"Senang saja, sudah menjadi panggilan jiwa. Sampah itu mengotori lingkungan, apalagi sampah plastik memerlukan waktu yang cukup lama untuk terurai," kata Salahuddin Muttaqien.

Menurutnya, bila terbenam di dalam tanah atau mengendap bersama lumpur maka akan mengurangi daya serap air dan tingkat kesuburan tanah.

Tanaman obat dan sayur-sayuran dalam polybag selain dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari juga membuat lingkungan sekolah tempatnya mengabdi tampak asri.

Kepala SDN Sardangan, Abdul Rahim, Jumat (31/1/2020), menyambut positif dengan adanya penghijauan di sekolah tersebut. Begitu juga dengan apa yang dilkaukan guru honorernya yang satu ini.

" Saya salut dengan beliau, kegiatan pungut sampah ini ditularkannya kepada orang lain dengan cara melibatkan muridnya untuk mengumpulkan sampah plastik baik pada pagi hari, setelah berolahraga maupun pada saat anak-anak bermain ke halaman sekolah pada sore hari," katanya.

Bukan itu saja, setelah sampah terkumpul di dalam karung, dia kemudian membawa sampah tersebut ke tempat pembakaran sampah yang letaknya berjarak 100 m dari sekolah. Namun bila musim kemarau cukup dibakar di depan rumah dinas yang didiaminya.

Guru honorer itu juga pernah memberikan sosialisasi kepada warga betapa pentingnya menjaga kebersihan sungai dari sampah plastik namun kurang ditanggapi serius oleh warga.

Tak adanya rasa memiliki terhadap wilayah yang mereka tinggali menyebabkan munculnya sikap tak peduli terhadap lingkungan.

Perilaku membuang sampah sembarangan tak ada kaitannya dengan tingkat pendidikan seseorang.

Menurutnya, masyarakat dengan pendidikan tinggi juga dapat membuang sampah sembarangan ketika rendahnya kesadaran dan penegakan hukum tak berjalan dengan baik.

"Kedepannya saya berharap adanya dukungan dari warga maupun dari instansi terkait dan sponsor untuk mewujudkan desa ini bersih dan indah, terlebih desa ini bakal menjadi desa wisata dengan menyuguhkan keindahan kampung pelangi dan juga menyediakan lokasi wisata pancing karena letaknya yang memang strategis. Semoga cepat terwujud," katanya.

Sumber : https://banjarmasin.tribunnews.com/2020/01/31/peduli-lingkungan-guru-honorer-sdn-sardangan-ini-rutin-memungut-sampah-plastik-dari-sungai
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar