7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

Kasus Mark Up dan Dana Fikitif, Kejari Tanbu Temukan Kerugian Negara Sekitar Rp 310 juta

Kasi Intel Kejari Tanah Bumbu Fajar Seto Nugroho

TanahBumbu.com, BATULICIN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Bumbu,  menemukan kerugian negara terkait dugaan penyalahgunaan anggaran, mark up dan dana fiktif di lingkup Pemerintahan Kabupaten Tanah Bumbu.

Ada sejumlah jenis operandi yang kini diketahui jajaran Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu. Meski begitu, pihak Kejaksaan masih melakukan pendalaman dan masih mencari dalang dari kasus tersebut.

Hal ini dikatakan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu, Fajar Seto Nugroho, SH, MH, Senin (20/1/2020). Dia menjelaskan, penyalahgunaan itu kini sudah masuk dalam tahap penyidikan perkara.

"Hasil dari perhitungan kerugian Negara dari BPKPyang sudah kita dapatkan yakni sebesar Rp 310. 828.550. Dengan munculnya alat bukti ini, penyidikan kasus dilanjutkan dan mencari siapa yang paling bertanggungjawab atas kasus tersebut,"

Dijelaskannya, dari kasus tersebut hingga kini sudah ada sebanyak 15 orang saksi yang diperiksa. Dari jumlah tersebut, rata-rata yang diperiksa adalah kalangan pegawai di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tanahbumbu.

" Kalau untuk dinas mana, pasti sudah pada tahu dinas mana yang dimaksud (Dinas Lingkungan Hidup). Modus operandinya cukup banyak, masih kita rahasiakan untuj penyidikan, " katanya.

Karena sudah masuk penyidikan, Fajar menyebutkan akan cari siapa yang paling bertanggungjawab. Sebab, dari perkara tersebut cukup besar untuk angka kerugian negaranya yang ditumbulkan.

" Untuk modus pastinya akan kita pastikan. Yang jelas dengan alat bukti yang ada, proses akan berjalan dan siapa yang paling berperan dalam kasus ini, " katanya.

Sumber : https://banjarmasin.tribunnews.com/2020/01/20/kasus-mark-up-dan-dana-fikitif-kejari-tanbu-temukan-kerugian-negara-sekitar-rp-310-juta
Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar